Pages

Subscribe:

About

Adsense Indonesia Adsense Indonesia Adsense Indonesia

Senin, 20 Agustus 2012

Layanan Ini Bisa Deteksi Kebocoran Data Smartphone



detail berita
Capture Mobilescope
CALIFORNIA,IT Blog's - Salah satu kelebihan smartphone dan aplikasi adalah bisa saling mengintegrasikan kehidupan pribadi. Tapi sayangnya, terkadang pengguna juga harus menghadapi risiko tentang rentannya terjadi kebocoran data pribadi di smarthpone dan aplikasi.

Karena itu lah dirasakan perlua adanya sebuah layanan yang bisa mengatasi hal tersebut. Dilansir dari Mashable, Senin (20/8/2012), melalui sebuah layanan baru yakni Mobilescope, pengguna smartphone bisa memeriksa semua data yang telah ditransfer aplikasi. Selain itu, pengguna juga akan diperingatkan jika ada informasi sensitif yang telah ditransfer, seperti nama atau alamat email.

"Ini adalah platform tool penyadapan yang bisa digunakan di perangkat Android, iOS, BlackBerry, atau Windows," kata seorang peneliti privasi independen yang juga menciptakan MobilescopE, Ashkan Soltani.

Soltani menciptakan layanan ini bersama rekannya sesama peneliti yakni David Campbell dan Aldo Cortesi. Trio ini telah membuka masa percobaan beta untuk layanannya, dan akses layanan ini telah diluncurka  untuk beberapa ribu orang yang telah mendaftar.

Ketika mendafar dalam layanan Mobilescope, pengguna akan mendapatkan file konfigurasi ke perangkatnya. Setelah ter-install, file ini akan mengarahkan lalu lintas internet melalui server Mobilescope sehingga bisa menganalisis data yang datang dan pergi ke perangkat dan aplikasi pengguna. Data yang dikumpulkan oleh Mobilescope nantinya akan dibuang setelah sesi penggunaan, sehingga hanya akan disimpan pada perangkat pengguna.

Setelah mendaftar, Mobilescope bisa diakses melalui website,bukan sebagai sebuah aplikasi yang di-install ke perangkat. Pengguna bisa menggunakan situs untuk melihat daftar data yang ditransfer oleh aplikasi yang ada di oerangkat mereka. Selain itu pengguna bisa menentukan potongan informasi sensitif seperti nomor telepon, email atau nama, sehingga Mobilescope akan memberikan peringatan jika informasi tersebut dikirim oleh sebuah aplikasi.

Soltani mengatakan, dia tidak membayangkan Mobilescope akan memiliki daya tarik massa seperti Angry Birds, tapi berharap layanan baru ini akan mendorong jurnalis, aktivis, dan pemilik smartphoneuntuk lebih memahami aplikasi. Selain itu, dia juga berharap, layanan ini akan memberikan lebih banyak tekanan pada pengembang aplikasi untuk menghormati privasi.

"Fokus kami adalah membuat proses intersepsi yang sederhana. Memberikan transparansi untuk semua orang seperti pengembang aplikasi, pengguna, regulator, tentu akan membantu ekosistemmobile secara keseluruhan," jelas Soltani.

Sebelumnya, pengguna bisa mengirim data palsu ke aplikasi tertentu dengan versi awal Mobilescope. Tapi, diugkapkan Solivan,versi lawas Mobilescope tersebut akhirnya ditarik karena terkadang membuat aplikasi rusak dan merugikan pengguna lain.

0 komentar:

Posting Komentar